← ~/.nzezsh

[Ops-2]: Lebih Baik Simpan di Penyimpanan Lokal

Disclaimer:
Identitas dan data disamarkan untuk menjaga privasi serta keamanan pihak terkait.

12 Februari 2026.
Bermula dari sebuah kejadian anomali, akhirnya saya coba mencari tau lebih jauh.

Pikir saya, “Kalo si ’nyeri’ aja masih menggunakan, berarti bisa jadi di luar sana masih ada juga.”


Temuan ini berawal dari rasa penasaran saya untuk mencari tau lebih jauh terkait File Manager yang digunakan oleh si “nyeri”.

Langkah awal untuk pencarian sudah pasti menggunakan Google Dorking dan juga menggunakan platform seperti Censys, FOFA, dan sejenisnya.

Singkat cerita, saya menemukan subdomain milik perusahaan manufaktur di Indonesia yang digunakan sebagai file manager.

Langsung saya coba dengan titik lemah yang sama seperti si “nyeri”.

Hasilnya? Tembus.

dash

Di dalam terdapat beberapa folder, seperti:

  • AR Invoice
  • Accounting
  • Finance
  • Purchasing
  • Sales

Dari dalam folder-folder tersebut, saya menemukan data sensitif bersifat pribadi milik Direktur perusahaan.

cheese

katepe

kakah

Tidak hanya itu, terdapat dokumen berisi kredensial Email dan akun Coretax milik perusahaan.

cret

Masih banyak data lainnya yang berkaitan dengan internal perusahaan, terutama yang berkaitan dengan keuangan.

Pada tanggal 13 Februari sudah saya laporkan temuan ini via email, tetapi tidak ada, diperbaiki saja tidak.

Minimal dibalas dan diperbaiki dulu.
Soal imbalan bisa dibicarakan nanti~


  • Dilarang menyimpan data sensitif sembarangan.
  • Perbarui versi File Manager.
  • Jika tidak ingin diperbarui, simpan semua data di penyimpanan lokal; sepertinya itu pilihan yang baik, hehe.

Salam.